Blog

Arfadia Menangani Pemasaran Digital Dan Penanganan
4 weeks ago
by : arfadia

ARFADIA Menangani Pemasaran Digital dan Penanganan Pengaduan BPJSTK

image


ARFADIA resmi ditunjuk sebagai agensi digital untuk BPJS Ketenagakerjaan, lembaga negara resmi yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu. Kampanye digital marketing ini berlangsung dalam kurun waktu April 2016 – Juni 2017.

Selama kurang lebih 1 tahun  tersebut, ARFADIA melakukan konsultasi media sosial BPJS Ketenagakerjaan antara lain dengan melakukan peningkatan kualitas konten dan optimalisasi akun-akun media sosial, mengembangkan situs microsite BPJS Ketenagakerjaan yang berisi informasi mengenai konten dan kampanye, mensosialisasikan program serta manfaat BPJS Ketenagakerjaan melalui kampanye media sosial, serta meningkatkan engagement peserta di media sosial melalui aktivitas dunia maya.


Pada acara serah terima sistem dan laporan dari ARFADIA dan BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan pada 2 Juni 2017, terdapat peningkatan dari berbagai akun-akun media sosial milik BPJS Ketenagakerjaan. Selama waktu pengerjaan, engagement yang berhasil ditingkatkan menjadi 29% setelah sebelumnya hanya 2%. Terdapat pula peningkatan penggemar di Facebook Page dan Twitter melebihi target.


Hal yang perlu dicatat dari performa BPJS Ketenagakerjaan di dunia digital adalah peningkatan ranking situs yang sebelumnya berada di peringkat 15 kini menjadi peringkat pertama. Dengan menggunakan kata kunci yang beragam mengenai BPJS Ketenagakerjaan, kini situs lebih terlihat.


 

image
image
image
image



Sebagai situs resmi dari lembaga negara, keterlihatan BPJS Ketenagakerjaan di laman pencari Google menjadi penting dan krusial sebagai sumber informasi bagi para pengguna. Akhir kata, ARFADIA merasa terhormat bisa bekerjasama dan membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam kampanye marketing digitalnya.


ARFADIA juga menyediakan Website Aplikasi (Web Based Application) Social Media Ticketing and Monitoring System. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan para Agent dalam menangani keluhan para peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ataupun masyarakat luas pada media social seperti facebook dan twitter.


Aplikasi ini dibuat agar setiap keluhan dapat di kelola dan memastikan setiap keluahan terjawab dan terkoodinir dengan baik , terutama dari sisi pelaporan agar dapat diperoleh data statistik yang dapat menunjang perbaikan pelayanan BPJS Ketenagakerjaan ke depannya.


Aplikasi ini dibuat menggunakan Bahasa pemrograman Web yang terkoneksi secara langsung ke media social seperti facebook dan twitter (sesuai kebutuhan) dari BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan teknologi API (Application Programming Interface).


image



Hasilnya, Tim BPJSTK merasa puas dengan layanan, kinerja, pencapaian dan keluaran yang diberikan ARFADIA dalam proyek ini.


Penyebarluasan Informasi Dan Sosialisasi
2 months ago
by : arfadia

Penyebarluasan Informasi dan Sosialisasi Konservasi Energi di Media Online.
#meeting #meetingday #kickoffmeeting #digitalmarketing #potong10persen #ebtke (at Ditjen EBTKE, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)

Empat Hal Penting Bagi Brand Yang Ingin Terjun Ke

EMPAT HAL PENTING BAGI BRAND YANG INGIN TERJUN KE MEDIA SOSIAL

Transformasi digital sudah tak dapat dihindari lagi. Terutama di era platform media sosial yang semakin banyak digunakan. Beragam platform baru bermunculan membawa berbagai keunggulan masing-masing. Hampir semua data menunjukkan bahwa penetrasi smartphone semakin membludak walaupun infrastruktur belum sempurna.

Tantangan para pengiklan di era ini adalah bagaimana cara menggunakan media sosial dengan cara yang tepat dan terarah mengingat sifatnya yang dinamis. Semakin banyak platform baru yang muncul, namun ada juga platform yang kini tak ada lagi jejaknya. Merek harus bisa merespons perubahan perilaku penggunanya.

Jejaring sosial tumbuh signifikan dari sudut pandang dunia pemasaran. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Econsultancy dan Adobe terhadap 35 ribu marketer dari seluruh dunia, 56% dari pemasar berencana menaikkan anggaran mereka ke media sosial.

Pemilik merek harus sudah bisa menentukan, dimana dan konten seperti apa yang akan dibuat untuk berkampanye di media sosial. Hal yang harus diketahui adalah:

#1 Pilih platform yang tepat dan mendukung brand image

Jangan terjebak dengan banyaknya media sosial hanya karena media sosial tersebut banyak digunakan oleh orang. Daripada membuang waktu dan anggaran belanja, pilihlah mana yang paling cocok dengan imej merek yang dibangun dan fokuskan tujuan merek untuk meyakinkan dan mendapatkan konversi.

#2 Buat konten yang menarik, bernilai, dan shareable

Konten yang menarik dan memiliki makna bisa meningkatkan reputasi merek. Dibanding hanya membagikan konten secara acak, tak berisi, apalagi berita bohong, bagikan konten yang mencerminkan imej dari merek yang sedang dibangun.

#3 Jangan remehkan pengaruh influencer

Influencer memiliki pengaruh besar sesuai dengan bidang yang mereka geluti. Kepopuler ini tak bisa didiamkan begitu saja, terutama bagi merek. Ketimbang harus susah payah membangun audiens, penggunaan para influencer ini lebih efektif. Pilihlah influencer yang memiliki imej yang sama dengan merek yang sedang dibangun.

#4 Gunakan social campaign untuk mempromosikan konten

Merek yang mulai berkembang biasanya menggunakan media sosial untuk keperluan meningkatkan visibilitas dan awareness. Selain membuat konten yang menarik dan bermanfaat bagi audiens, jangan lupa untuk mendorong partisipasi audiens agar bisa mencoptakan engagement. Jangan asal membuang bujet pemasaran untuk paid campaign pada semua konten tanpa perhitungan matang.

Facebook Ingin Semua Perusahaan Merangkul Mobile

FACEBOOK INGIN SEMUA PERUSAHAAN MERANGKUL MOBILE

Facebook mengumumkan bahwa ada 5 juta pengiklan aktif yang menggunakan platform mereka pada Senin pekan lalu. Perusahaan ini melaporkan bahwa ada 4 juta pengiklan pada September 2016, 3 juta pada Maret 2016, dan 2 juta pada bulan Februari 2015. Instagram mengumumkan 1 juta pengikan pada awal tahun 2017. Fakta penting yang coba dijelaskan oleh Facebook adalah mereka menciptakan alat untuk memberdayakan 5 juta bisnis ini.

Sebagai platform, Facebook bekerja untuk membuat pemilik usaha untuk lebih mudah mengontrol dan memperbarui apa yang mereka lakukan untuk perusahaan mereka melalui smartphone. Sebagai contoh, Facebook baru-baru ini memungkinkan bagi pemilik Facebook Page untuk mengembalikan iklan yang berkinerja tinggi dengan satu kali klik, termasuk kemampuan untuk mengubah penargetan, melalui aplikasi.


Mendukung banyak bisnis dengan lebih banyak alat adalah cara Facebook mengubah platformnya sebagai tambang uang sembari menarik lebih banyak perhatian konsumen untuk memakai aplikasinya. Hal yang paling mudah kini menemukan salon rambut lokal melalui Facebook. Bisnis tak harus selalu beriklan. Bahkan lebih 65 juta perusahaan memiliki Facebook Pages, sehingga mayoritas tak melakukan pembelanjaan iklan melalui Facebook.


Perhatian utama untuk beberapa perusahaan yang mengandalkan atau baru mempertimbangkan untuk menggunakan Facebook adalah jejak rekam perusahaan ini pada transparansi (atau malah tak ada). Selama bertahun-tahun, Facebook membuat algoritma yang selalu berubah sehingga membuat media yang menang dalam traffic bisa jadi menurun drastis pada perubahan terbaru. Hal yang sama terjadi pada pemasar sebelumnya. Sebaliknya, pemilik usaha kecil hanya memiliki dana dan waktu yang terbatas untuk bereksperimen.

 Facebook mencoba untuk mengatasi masalah ini. Selain Client Ad Council yang mencakup beberapa biro iklan terbesar dan brand yang melakukan belanja iklan gila-gilaan, Facebook meluncurkan website yang didesikan untuk pemilik usaha kecil dan menengah. Layanan ini disebut Facebook Small Businsess Council.

 Situs baru ini menampilkan cerita lebih dari 40 bisnis UKM yang menggunakan dan merasakan manfaat dari Facebook. Facebook juga bekerja untuk memperluas jumlah tahun ini. Saat ini, titik-titik yang difokuskan berkoordinat di AS, India, dan Jerman.

 Facebook juga mendidik pemilik bisnis untuk memiliki dengan mengoperasikan program e-learning yang disebut Blueprint. Layanan ini tersedia dalam 10 bahasa dan melayani lebih dari 1 juta pengguna unik. Orang-orang telah mengambil lebih dari 2.5 juta program di lebih dari 150 negara. Ada pula yang menciptakan program studi baru untuk mengelola video dan menyalin suara, A/B testing, dan iklan televisi.

 “Sebagai peruahaam, kami terus berinvestasi dari sudut pandang orang dan sudut pandang produk,” ungkap Shappley. “Kami ingin memberdayakan bisnis kecil dan menengah di era mobile seperti sekarang.”

4 Tips Video Iklan Yang Bisa Mengubah Perusahaan
2 months ago
by : arfadia

4 TIPS VIDEO IKLAN YANG BISA MENGUBAH PERUSAHAAN ANDA

Video adalah format iklan yang paling menarik bagi konsumen modern. Bahkan, teknologi terbaru nanti akan mengubah masa depan video menjadi virtual reality. Video kini menjadi pilar dasar dalam dunia komunikasi massa, namun masih sulit dieksekusi bagi sebagian besar pengiklan. Ini dia 4 tips video yang dapat membuat iklan Anda sukses di dunia internet:

#1 Sesuaikan konten Anda dengan apa yang disukai oleh penonton

 Video kini tak lagi menjadi solusi untuk segalanya. Pasar video televisi monolitik yang telah dihancurkan oleh media sosial dan kini puluhan pasar yang lebih kecil berlomba-lomba untuk pangsa pasar. Penonton sekarang mengkonsumsi video dengan perangkat dan aplikasi yang berbeda serta memiliki variasi format, durasi, serta gaya.

Lebih dari sebellumnya, konsumen video kini yang menentukan cara sebuah video untuk dikonsumsi. Berlawanan dengan kepercayaan populer, rentang perhatian tidak menurun, namun tersebar ke seluruh perangkat dan format. Banyak aplikasi sosial dan video, termasuk Snapchat dan Instagram membuktikan tren ini dengan menyediakan konsumen dengan video vertikal yang singkat.

Tanda-tanda menunjukkan bahwa konsumsi video vertikal terus meningkat. Lebih dari 30% dari waktu yang dihabiskan melihat layar sekarang dilakukan secara vertikal. Iklan tradisional yang horizontal dengan durasi lebih dari 30 detik kini terasa asing di lingkungan media sosial di mana konten sering muncul selama beberapa detik dalam gulir vertikal.

Virtual reality yang baru, interaktif dengan format 360 derajat terus bergeser dan melibatkan penonton dengan video sehingga pengiklan harus membuat konten yang sesuai dengan format yang baru ini. Penerbit dan pengiklan kini beroperasi dengan attention economy, sebuah lanskap di mana pemenang adalah mereka yang dapat memenangkan perhatian penonton dari segala arah dan menyediakan konten asli yang relevan. Pengiklan yang menargetkan penonton dengan mengadaptasi proses produksi video dan strategi mereka secara keseluruhan untuk parameter akan sukses merajai pasar.

#2 Cross-promote yang melibatkan keterlibatan penonton. Jangan menaruh video Anda dalam satu tempat.

 Konsumen yang aktif di beberapa perangkat dan format mengkonsumsi beragam jenis konten. Bagi pengiklan, konten hanya akan ada di benak konsumen jika melibatkan konsumen dengan pesan-pesan yang terkoordinasi di beberapa saluran dan perangkat yang bekerja untuk satu cerita utuh. Pengiklan sukses akan melengkapi video dengan kehadiran aktif sosial media, kampanye penargetan ulang, dan interaksi penonton lain.

Pengiklan tak hanya berhasil menyebarkan video di beberapa saluran dan media, tetapi juga mempromosikan konten video secara internal dengan menghubungkan semua komponen yang berbeda dari cerita digital dan eksternal dengan memanfaatkan jaringan influencer untuk promosi konten organic. Strategi ini memanfaatkan jaringan media sosial yang kuat untuk membangun komunitas merek dan menceritakan sebuah kisah yang lebih besar dari video atau saluran tunggal.

Bagi pengiklan, ini berarti bahwa video butuh untuk melibatkan masyarakat penonton dengan memasang iklan secara cross-platform. Video dapat memperkuat jangkauan merek dengan integrasi eksplisit dengan jaringan social-sharing, memfasilitasi keterlibatan penonton dan berkolaborasi dengan influencer. Pengiklan yang menempatkan penonton mereka dengan mengadopsi strategi video yang lintas-promosi akan memperluas pemirsa, meningkatkan penjualan, dan mengembangkan loyalitas merek.

#3 Ambil langkah untuk mencegah penipuan iklan

 Untuk mendapat perhatian konsumen, pengiklan harus mulai dengan dasar-dasar sederhana, seperti memastikan iklan video mereka benar-benar terlihat. Mengingat proses periklanan modern yang berbelit-belit, keterlibatan penonton secara teori mudah namun sangat sulit dalam praktiknya. Ada dua tantangan utama yang dihadapi oleh pengiklan.

Tantangan yang pertama adalah penipuan iklan. Banyak laporan menyatakan bahwa untuk setiap $3 yang dihabiskan untuk iklan digital, $1-nya adalah penipuan. Penipuan iklan adalah masalah besar di industri periklanan modern. Dengan begitu banyak uang yang dipertaruhkan, lanskap kini dipenuhi dengan bots palsu yang jahat serta agensi abal-abal. Pengiklan dapat mencegah kehilangan uang dari agensi ini dengan menunjuk seorang manager anti-fraud, mengikuti pedoman anti-fraud, dan bersikeras untuk verifikasi yang transparan untuk semua lalu lintas.

Tantangan kedua adalah kurangnya metrik viewability yang rinci. Banyak mitra iklan video dan penyedia hanya menyediakan keterlihatan tentang jumlah penonton dan capaian, sehingga detail lain yang lebih penting seperti visibilitas, data yang selesai dan data interaksi konsumen seperti skip rate dan click rate. Pengiklan harus mencari mitra iklan yang memberikan informasi keterlihatan yang spesifik.

#4 Pastikan performa penuh dan jangan puas dengan branding yang hanya fokus di satu saluran

 Sepuluh tahun yang lalu, iklan video digunakan untuk membangun kesadaran merek. Dengan munculnya platform video yang merespons secara langsung, generasi baru pengiklan harus mulai menggunakan video untuk kinerja iklan secara keseluruhan.

 Di masa yang akan datang, semakin banyak data yang tersedia bagi pengiklan video. Untuk berhasil memasukkan video ke dalam upaya pemasaran yang semakin beragam, pengiklan harus memahami kontribusi relatif dari setiap titik kontak pemasaran individu terhadap konversi. Dengan paradigm ini, jelas mengapa anggaran “branding” difokuskan untuk menghasilkan kesadaran merek – tanpa terikat langsung dengan ROI – tidak akan memberikan informasi yang cukup bagi pengiklan untuk mendorong konsumen dalam keputusan pembelian.

Konsumen Lebih Membeli Brand Dengan Experience

KONSUMEN LEBIH MEMBELI BRAND DENGAN EXPERIENCE YANG SEDERHANA


Yang digolongkan sebagai ‘sederhana’ tidak selalu dilihat sebagai sesuatu yang positif ketika berbicara proposisi merek. Namun yang pasti, ‘sederhana’ pasti paling menguntungkan.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa sebagian besar konsumen (62%) siap untuk membayar lebih untuk sebuah pengalaman yang sederhana. Sementara 61% akan merekomendasikan merek yang memiliki proposisi jelas yang dapat menghemat waktu mereka.

Salah satu contohnya adalah Aldi yang menawarkan pengalaman belanja langsung yang memenuhi kebutuhan belanja mingguan konsumen – tanpa membingungkan mereka dengan promosi yang kompleks. Hal ini diakui oleh direktur pemasaran Aldi, Adam Zavalis.

Kesederhanaan ini dilakukan melalui strategi komunikasi pemasaran Aldi, yang digambarkan secara sederhana, mudah dan ringan.

Global Brand Simplicity Index 2017 disusun selama bulan Juli 2016 dan didasarkan pada pandangan 14.000 konsumen dari AS, Inggris, Jerman, Swedia, Cina, India, Arab Saudi, UEA dan Jepang yang diminta untuk menilai 857 merek berdasarkan familiaritas dan kesederhanaan komunikasi mereka.


Saingan terdekat Aldi adalah Lidi, diikuti oleh Google, Netflix, dan Ikea. Pendaki tertinggi adalah Amazon, yang naik sembilan tempat untuk mengklaim posisi keenam. Sementara KFC, YouTube, McDonald dan Subway mengisi daftar terbawah.

Sejak tahun 2009, portfolio merek yang sederhana di Global Brand Simplicity Index Top 10 telah mengungguli indeks utama dengan 433%. Merek bersar seperti Apple (44), Instagram (55), Twitter (67), dan Facebook (67) termasuk buruk ketika berbicara mengenai kesederhanaan proposisi merek. Dalam kasus Apple, misi Steve Jobs nampaknya telah perlahan-lahan dilebur dan kehilangan pemahaman konsumen.

Seberapa Kuat Engagement Konsumen Anda
4 months ago
by : arfadia

        SEBERAPA KUAT ENGAGEMENT KONSUMEN ANDA?


Pelanggan saat ini terhubung secara digital, jejaring sosial, dan informasi yang lebih baik dari sebelumnya. Perjalanan pelanggan adalah suatu hal yang terbangun secara organic. Ini mencakup seluruh saluran dan titik kontak. Hal ini dapat dimulai dari mana saja, kapan saja, dan dapat bergerak ke segala arah.

Setiap perjalanan pelanggan adalah unik. Entah itu membeli atau mendapatkan bantuan untuk suatu produk, pelanggan akan bervariasi sesuai dengan proses mereka setiap kali, berdasarkan dengan apa yang nyaman bagi mereka pada saat itu. Mereka mengharapkan pengalaman konsisten yang besar di seluruh saluran secara real time – dari sentuhan pemasaran untuk interaksi perdagangan, dari customer center ke penjualan.

Integrasi multi saluran dapat melihat satu pelanggan telah berbicara mengenai sebuah brand selama bertahun-tahun, namun kenapa hal ini belum menjadi kenyataan?

Bisnis saat ini menghadapi tantangan yang luar biasa untuk membedakan, beradaptasi, dan memenuhi perubahan perilaku pembelian dari pelanggan yang diberdayakan secara digital. Melibatkan pelanggan itu sulit. Terlepas dari industrinya, pelanggan lebih menuntut sebuah pengalaman individual dan relevan dibanding sebelumnya. Kebanyakan departemen memiliki tantangan internal sendiri. Contohnya adalah Facebook yang menawarkan live video, menambahkan pengalaman belanja mobile, dll namun belum mampu untuk mengambil pendekatan terpadu yang diperlukan untuk benar-benar melibatkan pelanggan.

Pelanggan moden memiliki sedikit kesabaran untuk taktik pemasaran tradisional, ditambah lagi pemasar belum mampu untuk mengubah volume data pelanggan ke dalam wawasan untuk individualisme pengalaman secara real time.

Menurut sebuah survey terbaru dari The Economist Intteligence Unit (EIU), eksekutif pemasaran memiliki gambaran rinci mengenai pelanggan mereka dan prospeknya, berkat saluran pemasaran yang ada.

Sementara survey menemukan hingga 73% dari responden secara rutin mengumpulkan informasi tentang perilaku pelanggan saat ini, hanya 37& menggunakan informasi ini untuk tujuan pemasaran.

Data yang akurat merupakan pusat untuk menciptakan pandangan pelanggan. Hal ini melibatkan penangkapan data, mempertahankan, dan pengelolaan yang seluruhnya ada di sistem yang berbeda. Hal ini sendiri cukup sulit, mengingat data sering kali berada di tim yang berbeda dalam pengelolaannya.

Mencapai pandangan pelanggan tunggal bukan merupakan tujuan dalam dirinya sendiri. Hal ini akan dapat mengubah efektivitas pemasaran. Dan yang paling penting, pelanggan mengharapkan interaksi relevan dan dalam konteks apa yang mereka lakukan. Ini hanya dapat dilakukan dari penerapan analisis, teknologi dan pemikiran cerdas.

Mengambil langkah pertama menuju mengoptimalkan cara Anda terlibat dengan pelanggan Anda dapat membantu Anda untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

10 Tips Untuk Merencanakan Strategi Kampanye
7 months ago
by : arfadia

10 TIPS UNTUK MERENCANAKAN STRATEGI KAMPANYE DIGITAL DI TAHUN 2017

Tahun 2016 telah menjadi tahun yang sangat tak terduga. Dari terpilihnya Trump sebagai presiden hingga Brexit, banyak dari kita yang bersiap untuk mengawali tahun 2017 dengan sesuatu yang lebih baru dan segar.

Ada banyak hal yang layak untuk ditunggu di tahun 2017, tetapi tak semua perubahan ini buruk. Terutama ketika kita sedang membahas perubahan signifikan dalam pemasaran digital, khususnya dalam dunia pemasaran influencer. Ketika anggaran pemasaran terus menyusut dan merek ditekan untuk mencapai ROI (Return of Investment) yang lebih baik, industri periklanan menemui tantangan besar ke depannya.

Dilansir dari Forbes, Promise Phelon merilis 10 prediksi periklanan di tahun 2017:

#1 Keaslian selalu dipertanyakan

Setelah puluhan tahun digunakan, endorsement pada selebriti akhirnya akan retak dan merek akan kembali menyadari bahwa ketenaran tak berbanding lurus dengan pengaruh keputusan pada pembelian suatu produk.

#2 Agensi yang membangun jejaring dengan influencer akan menang

 

Agensi yang telah berinvestasi dalam membangun jejaring dengan pemasar berpengaruh sebagai inti bisnisnya akan memenangkan kompetisi di bidang periklanan.

#3 Teknologi oemasaran akan semakin mudah diakses

 

Dengan sumber daya yang terbatas, brand kecil perlu carayang efisien untuk menjangkau konsumen yang tepat untuk mencuri pangsa pasar dari pesaing yang lebih mapan. Mereka akan mencari solusi yang mengurangi tekanan pada sumber daya manusia mereka tanpa harus membuat anggaran berlebihan, serta mencari ROI sebanyak mungkin dari setiap kampanye dan belanja pemasaran mereka.

#4 Influencer akan terintegrasi dengan teknologi pemasaran

 

Meningkatnya popularitas pemasar influencer telah menciptakan permintaan untuk efisiensi dan teknologi IM. Pemasar sangat membutuhkan cara untuk melihat lanskap bisnis secara keseluruhan, dan Phelon memprediksikan aka nada integrasi yang cepat antara teknologi influencer dengan sistem bisnis lainnya serta platform intelijen bisnis.

#5 Pemasar influencer akan memasuki B2B

 

Pemasar B2B yang inovatif akan mengakui bahwa pembeli mereka adalah manusia nyata dan keputusan pembelian yang mereka buat karena tidak mempercayai pesan dari sebuah merek dan memilih untuk mencari tahu sendiri.

#6 Merek akan menghubungkan Offline dan Online

 

influencer memiliki kekuatan untuk menjembatani kesenjangan antara offline dan online dan pemasar akan memanfaatkan online influencer untuk memicu tindakan offline dari konsumen. Konten spesifik produk dari influencer dapat berfungsi sebagai persuasi point-on-sale kepada konsumen di toko fisik.

#7 Merek akan menyerah untuk mengkontrol konten kreatif

 

Influencer tidak akan lagi menerima setiap kesempatan yang datang kepada mereka. Mereka akan lebih selektif dengan setiap merek dan menjaga keaslian dalam konten yang mereka buat untuk pengikut mereka. Merek yang terlalu mengatur isi konten kreatif akan diabaikan.

#8 Audiens akan lebih penting ketimbang influencer

 

Penargetan audiens dalam pemasaran influencer menunjukkan penerapan alami dari strategi pemasaran tradisional. Pemasar harus beralih dari memilih influencer yang menyerupai target konsumen mereka dan beralih untuk membangun kampanye berdasarkan audiens dan data kinerja dari influencer.

 

#9 Metrik engagement sosial yang tradisional tak lagi berlaku

 

ROi adalah yang terpenting dari segalanya. Merek-merek besar dan agensi akan bersandar ke pemasaran dengan influencer, sehingga mereka akan perlu untuk mengkonfirmasi bahwa ini benar-benar mempengaruhi bottom line mereka.

#10 Influencer kecil akan mulai dilirik

 

Kreator konten yang lebih spesifik akan mulai dilirik oleh pemasar. Mereka akan menyadari bahwa ceruk pasar sangat berpotensi dalam membangun percakapan yang otentik, karena seringkali pembuat konten yang telah terkenal, selebritis dan bintang media sosial dapat menciptakan hal ini.

6 Alasan Google Adwords Adalah Alat Iklan
7 months ago
by : arfadia

6 ALASAN GOOGLE ADWORDS ADALAH ALAT IKLAN YANG UTAMA

Google tak hanya menjadi destinasi pertama semua orang saat mengakses internet, ia juga patut diacungi jempol karena telah berhasil menyederhanakan internet untuk bisnis. Saat menyebutkan iklan online, tak akan lengkap tanpa Google Adwords. Diluncurkan pada 2013, berkat Google Adwords, iklan kini tak terbatas pada billboard atau koran. Layanan iklan yang bisa dibuat ini memungkinkan perusahaan untuk mengirim iklan mereka di sepanjang jaringan yang luas dari situs Google. Ketika pelanggan tertarik untuk mengklik iklan, mereka akan diarahkan ke situs web Anda.

Bagian terbaik dari ini adalah Anda hanya membayar ketika seorang konsumen mengklik iklan tersebut. Menariknya lagi, Anda dapat menghentikan sementara, melanjutkan atau bahkan menghapus iklan Anda kapanpun Anda inginkan. Selanjutnya, Anda bisa menjangkau calon konsumen melalui situs lain milik Google seperti YouTube dan Gmail, bersama dengan banyak situs web mitra lainnya.

Google AdWords tidak hanya merinci iklan online bagi pengiklan baru. Menurut MozCast, hampir 80% dari hasil mesin pencarian adalah hasil dari fitur Google AdWords.

Jika Anda masih ragu untuk menggunakan Google AdWords, berikut adalah enam alasan yang akan menghilangkan semua keraguan Anda!

#1 – Iklan dengan Anggaran

Ada kepercayaan populer bahwa semakin besar anggaran iklan, semakin baik pula hasilnya. Google telah mengubah paradigm tersebut. Anda dapat memilih anggaran untuk setiap iklan yang Anda buat, mulai dari Rp 50.000 dan Anda dapat menaikkan atau menurunkan anggaran sesuai kebutuhan.

#2 – Hasil yang Terukur

Keberhasilan sebuah iklan kini bisa diukur melalui data dari Google. Beragam metrik seperti pengembalian investasi, kesadaran tentang merek, tingkat bouncing dan konversi dapat membantu pengiklan melacak strategi yang mereka buat. Anda bahkan bisa mendapatkan opini dari Google pada kualitas iklan dengan skor kualitas!


#3 – Fleksibilitas

Salah satu fitur terbaik dari Google AdWords adalah memungkinkan fleksibilitas pengiklan untuk menyesuaikan iklan mereka. Baik itu dari skala atau anggaran iklan hingga sesuatu yang tampak sepele seperti kata kunci, jika Anda merasa itu tidak tepat, Anda selalu bisa mengubahnya. Anda bahkan memiliki pilihan untuk menggunakan ekstensi iklan sehingga Anda bisa membuat rincian seperti nomor kontak, lokasi dan gambar dari bisnis Anda bersamaan dengan iklan yang dibuat.

#4 – Hasil yang Cepat

Berbicara mengenai hasil, Google AdWords selangkah lebih baik daripada Search Engine Optimisation (SEO). Dengan SEO, akan sulit untuk mengukur apakah strategi Anda bekerja atau tidak, dan mungkin Anda membutuhkan waktu beberapa hari untuk melihat jumlah pengunjung situs Anda. Dengan Google AdWords sebagai investasi, Anda terhubung dengan basis pay-per-click yang tak hanya cepat namun juga membuat Anda mengetahui keberhasilan strategi bisnis Anda.

#5 – Jangkauan Target

Dengan iklan yang dibuat di Google AdWords, Anda bisa mempersempit jangkauan produk Anda ke wilayah geografis tertentu. Atau, jika produk ditargetkan ke bagian demografis tertentu, Anda dapat menyesuaikan iklan Anda untuk penduduk tertentu. Anda bahkan dapat mempersempit target atas dasar usia, lokasi geografis dan bahkan bahasa yang digunakan!

#6 – Penargetan Ulang

Anda pasti terbiasa dengan jejak digital, dimana saat Anda mengunjungi sebuah website lalu mengunjungi situs lain, iklan dari website pertama akan muncul di situs yang Anda kunjungi. Ini yang disebut

retargeting,

dimana situs Anda memiliki kode pada

back-end.

Dengan Google AdWords, kode tersebut menciptakan sebuah

cookie

untuk setiap pelanggan. Ketika mereka meninggalkan situs web, Anda dapat menargetkan mereka pada pencarian Google.

Bagaimana Digital Marketing Bisa Mengubah Bisnis
7 months ago
by : arfadia

Bagaimana Digital Marketing Bisa Mengubah Bisnis Anda

Pemasaran digital dapat menjembatani kesenjangan antara apa yang pelanggan harapkan dan apa yang mereka dapatkan.

Penerapan operasi marketing bukan bagian paling menyenangkan dari pemasaran, tapi justru menjadi bagian terpenting. Ketika sebuah bisnis tak mampu untuk mengikuti perilaku konsumen dan lanskap pemasaran yang berubah , ada sebuah tekanan yang diletakkan pada operasi pemasaran - orang-orang yang ahli, proses yang effisien, dan teknologi yang suportif - dalam posisi yang memungkinkan merek untuk tidak hanya berhubungan dengan pelanggan, tetapi juga membentuk interaksi mereka.

Jika tantangan ini bisa dijawab, sebuah operasi marketing dapat memberikan peningkatan sebesar 15-25%, yang diukur dari metrik investasi dan hubungan konsumen. Namun untuk mencapai tingkat perbaikan seperti ini sulit dipahami bagi banyak orang. Saat pemasar memulai beragam “transformasi digital” untuk membentuk kembali operasi dan model bisnis mereka, banyak dari mereka terhalang oleh kesulitan pemasaran yang bisa memberikan aspirasi.

Sebuah survei dari Association of National Advertisers (ANA) menemukan data bahwa 84% dari pemasar tidak memiliki strategi atau proses kontribusi konten formal untuk mengisi saluran pemasaran mereka. Mereka pun tidak kekurangan pasokan konten untuk menjaga kontinuitas. Padahal, budget untuk menciptakan konten terus meningkat.

Pemasaran digital melibatkan penerapan kemampuan, proses, struktur, dan teknologi untuk interaktivitas, penargetan, personalisasi, dan optimalisasi saluran digital dengan biaya yang efektif. 

Pemasar sadar betul apa yang harus dilakukan. Tapi seringkali masalah dimulai ketika harus menerapkan platform teknologi baru, menambah staf atau meningkatkan alokasi digital dalam belanja bauran-pemasaran.

image

Ada lima langkah untuk membawa operasi pemasaran ke era digital:

#1 Memahami betul keinginan pelanggan

Pelacakan, analisis dan menafsirkan perilaku pelanggan harus berkelanjutan. Hal ini memerlukan data dan alat canggih untuk menganalisis segmen pelanggan tertentu serta perilaku mereka untuk melihat peluang dan memprediksikan tindakan masa depan. Secara rinci, perusahaan harus memetakan perjalanan keputusan konsumen untuk segmen mereka yang paling berharga.

#2 Mengantarkan pengalaman berharga

Apa yang terjadi ketika seorang konsumen memiliki pengalaman buruk? Mereka berhenti menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Dan pengalaman ini bisa berlangsung pada setiap titik, sehingga harus dipastikan bahwa konsumen harus mendapatkan segalanya dengan benar. Memenuhi harapan pelanggan tidak hanya mengenai teknologi dan proses yang diperlukan, tetapi juga berlangsungnya berbagai fungsi di perusahaan yang saling berkoordinasi.

#3 Memilih teknologi pemasaran yang tepat

Teknologi pemasaran yang tepat dapat mengantarkan pengalaman multi indrawi kepada para pelanggan. Elemen penting dari pengelolaan operasi pemasaran adalah membangun sebuah sistem yang memiliki fleksibilitas untuk bekerja dengan platform besar yang lebih dominan. Akan tetapi, teknologi marketing yang “terbaik” pun belum tentu menjadi yang terbaik bagi sebuah perusahaan.

#4 Penerapan proses dan tata kelola

Teknologi membutuhan staf, proses dan tata kelola untuk memastikan teknologi melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kegagalan untuk menetapkan pedoman akan mengakibatkan upaya tambal sulam dari seluruh perusahaan yang akan mengakibatkan kebingungan dan menghambat upaya.

Pendekatan baru yang dibutuhkan setiap agency yang terlibat dalam peluncuran produk adalah berpartisipasi dalam pembuatan brief. Hal ini untuk menyelaraskan peran dan sumber daya dari waktu ke waktu. Membangun kejelasan seperti ini dapat meningkatkan kreativitas karena membebaskan setiap orang untuk fokus pada tanggung jawab mereka, alih-alih membuang waktu dan energi.

#5 Menggunakan metrik yang terbaik

Teknologi kini mampu menjawab kesulitan semua pemasar, yaitu kemampuan untuk memonitor, melacak dan mengelola efektivitas investasi pemasaran. Ukuran efektivitas pemasaran sering kali bergerak melampaui apa yang telah dibatas pada satu set metrik yang sempit.

Untuk menjadi yang paling efektif, bagaimanapun, metrik perlu memberikan wawasan secepat dan sesering mungkin sehingga bisnis dapat benar-benar berjalan.