Kepatuhan Digital

Registrasi Sistem Elektronik: Wajib Tanpa Kantor Lokal

Platform asing yang bisa diakses pengguna Indonesia wajib mendaftarkan sistem elektroniknya ke kementerian, ada atau tidak ada badan hukum di sini. Tidak ada ambang jumlah pengguna. Sanksinya pemblokiran.

Siapa yang terkena

Registrasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik diwajibkan bagi siapa pun yang mengoperasikan, mengelola, atau menyediakan sistem elektronik kepada pengguna di Indonesia. Kewajibannya melekat pada keterjangkauan, bukan pada pendirian badan hukum. Platform yang seluruhnya berbasis di luar negeri, tanpa entitas Indonesia, tanpa staf lokal, dan tanpa server lokal, tetap masuk cakupan bila pengguna Indonesia bisa mengakses layanannya. Tidak ada jumlah pengguna atau transaksi minimum yang membuat kewajiban ini gugur.

Website dan aplikasi web

Situs mana pun yang mengumpulkan, menyimpan, memproses, menampilkan, atau mendistribusikan informasi elektronik untuk pengguna di Indonesia.

Aplikasi mobile

Aplikasi yang didistribusikan ke pengguna Indonesia, di mana pun penerbitnya terdaftar.

SaaS dan layanan cloud

Perangkat lunak yang disajikan sebagai layanan kepada pelanggan Indonesia, termasuk perkakas business to business.

Marketplace dan platform

Layanan apa pun yang memperantarai transaksi atau konten buatan pengguna untuk audiens Indonesia.

Apa yang Anda ikat setelah terdaftar

Registrasi adalah awal kewajiban berjalan, bukan pengarsipan sekali jadi.

Tenggat respons konten

Permintaan penurunan konten punya tenggat respons, dengan jendela jauh lebih pendek untuk kasus yang dikategorikan mendesak.

Pelaporan insiden

Insiden keamanan sistem wajib dilaporkan ke kementerian, bukan ditangani diam-diam.

Pelaporan berkala

Data registrasi wajib dijaga tetap mutakhir dan laporan kepatuhan disampaikan, terutama saat sistem atau struktur perusahaan berubah.

Kepatuhan data pribadi

Pemrosesan wajib mematuhi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, mencakup dasar hukum, transparansi, dan hak pengguna.

Berapa sebenarnya biaya ketidakpatuhan

Sanksi utamanya pemblokiran akses, dan itu sudah pernah diterapkan. Pada gelombang penegakan 2022, sejumlah platform internasional besar diblokir di Indonesia karena tidak mendaftar sebelum tenggat, dan aksesnya dipulihkan setelah registrasi selesai. Pemblokiran bukan hukuman maksimum teoretis yang disimpan untuk kasus ekstrem, melainkan mekanisme penegakan standar, karena itulah satu-satunya yang bisa diterapkan kementerian secara sepihak kepada perusahaan tanpa kehadiran lokal.

Biaya keduanya bersifat komersial, bukan regulatif. Tercantum publik sebagai tidak patuh merusak kredibilitas di mata mitra Indonesia, dan lawan transaksi lokal di sektor teregulasi rutin memeriksa status registrasi sebelum meneken perjanjian. Bagi brand yang masih membangun kepercayaan di pasar baru, justru itu konsekuensi yang lebih mahal.

Data pribadi, lapisan kedua

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi berdiri berdampingan dengan kewajiban registrasi, bukan di dalamnya. Undang-undang ini mengatur bagaimana data pribadi dikumpulkan, disimpan, dipindahkan, dan digunakan, dan berlaku pada pemrosesan yang berhubungan dengan subjek data Indonesia. Bagi brand asing, ini biasanya muncul di tiga tempat sekaligus: mekanisme persetujuan di website, ketentuan pemrosesan data dengan mitra atau vendor Indonesia, dan pertanyaan di mana datanya secara fisik berada. Kewajiban lokalisasi spesifik sektor memang ada untuk kategori tertentu, jadi jawabannya tidak seragam antar industri.

Di mana posisi Arfadia

Arfadia tidak mengurus pengajuan registrasi sistem elektronik dan tidak memberi nasihat hukum pelindungan data. Itu ranah konsultan berlisensi dan advokat. Halaman ini ada karena status kepatuhan makin sering diverifikasi pembeli dan mitra sebelum bekerja sama, sehingga ini jadi pertanyaan visibilitas sama besarnya dengan pertanyaan hukum. Brand yang patuh tapi tidak bisa membuktikannya secara publik tidak memperoleh manfaat komersial apa pun dari kepatuhan yang sudah dibayarnya.

Ini bukan nasihat hukum

Arfadia bukan firma hukum dan bukan konsultan kepatuhan berlisensi. Halaman ini adalah pembacaan lugas atas regulasi yang terbit, per Agustus 2026, disediakan agar brand bisa mengajukan pertanyaan yang lebih tepat kepada penasihatnya. Nomenklatur kementerian, prosedur, dan praktik penegakan berubah. Pastikan ketentuan terkini ke kementerian atau penasihat berlisensi sebelum bertindak.

Rujukan utama
  • Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat
  • Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2021 yang mengubah peraturan di atas
  • Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi
  • Registrasi lewat sistem OSS



Pertanyaan Yang Sering Diajukan

Apakah kami perlu mendaftar kalau tidak punya perusahaan di Indonesia?

Perlu, kalau pengguna Indonesia bisa mengakses layanan Anda. Kewajiban berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2020 sebagaimana diubah Peraturan Nomor 10 Tahun 2021 melekat pada penyediaan sistem elektronik kepada pengguna di Indonesia, bukan pada pendirian badan hukum di sini.

Apakah ada ambang jumlah pengguna yang membuat kami dikecualikan?

Tidak ada. Tidak ada jumlah pengguna atau transaksi minimum. Platform kecil masuk cakupan dengan dasar yang sama seperti yang besar.

Apa yang terjadi kalau tidak mendaftar?

Pemblokiran akses adalah sanksi utama dan sudah pernah diterapkan pada platform internasional. Di luar itu, status tidak patuh yang tercantum publik merusak kredibilitas di mata mitra Indonesia, dan lawan transaksi di sektor teregulasi umumnya memeriksa sebelum berkontrak.

Bagaimana kaitannya dengan undang-undang data pribadi?

Keduanya terpisah tapi terhubung. Registrasi adalah lapisan perizinan. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 mengatur cara Anda menangani data pribadi setelah beroperasi. Mematuhi yang satu tidak memenuhi yang lain.

Apakah data wajib disimpan di Indonesia?

Tidak seragam. Kewajiban lokalisasi berlaku untuk kategori tertentu, bukan menyeluruh, jadi jawabannya bergantung pada sektor dan sifat datanya. Ini pertanyaan untuk penasihat berlisensi, bukan aturan umum.

Apakah Arfadia mengurus registrasinya?

Tidak. Registrasi dan nasihat pelindungan data butuh konsultan berlisensi dan advokat. Arfadia bekerja membuat kredensial kepatuhan terlihat dan bisa diverifikasi pembeli maupun asisten AI.

Sudah patuh tapi tidak terlihat?

Membuktikan kepatuhan di tempat yang bisa diverifikasi pembeli dan asisten AI adalah ranah kami.

Hubungi Arfadia Lihat portfolio klien
We use cookies

We use cookies to enhance your browsing experience, analyze traffic, and personalize content. See our Privacy Policy for details.

Cookie Settings
PT Arfadia Digital Indonesia

We use cookies to ensure the website runs optimally and to help us understand how you use our services. You can choose which categories to allow. Read our Privacy Policy.

Necessary Cookies Always Active

Required for basic website functionality. Cannot be disabled.

Analytics Cookies

Help us understand how visitors interact with the website. Data used anonymously.

Marketing Cookies

Used to display relevant ads and measure campaign effectiveness.

Functional Cookies

Enables live chat, social media integrations, and language preferences.

Preferences saved